Bantu Korban Bencana, Megawati Perintahkan Kader PDIP Turun

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan kader partai untuk turun langsung membantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatra melalui aksi kemanusiaan Baguna PDIP, mulai dari dapur umum hingga distribusi logistik tanpa pandang latar belakang. (ANTARA News)


1. Instruksi Tegas Megawati untuk Kader PDIP

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memerintahkan seluruh kader partai untuk aktif turun ke lapangan membantu korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Perintah itu disampaikan dalam Seminar Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP di Jakarta pada 19 Desember 2025. ANTARA News

Dalam arahannya, Megawati menekankan bahwa bantuan kemanusiaan harus langsung menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak, tanpa sekat politik atau diskriminasi. Ia juga menekankan bahwa dapur umum milik Baguna PDIP harus segera dibuka setiap kali tim turun ke lokasi bencana. suara.com


2. Peran Baguna PDIP dalam Tanggap Bencana

Megawati menegaskan bahwa Baguna PDIP dibentuk khusus untuk kerja kemanusiaan, bukan sekadar simbol atau organisasi formal. Ia meminta logistik dan kebutuhan dasar seperti makanan hangat, air bersih, serta perlengkapan lain langsung dikirim dan disalurkan secara terstruktur kepada masyarakat yang membutuhkan. ANTARA News

Instruksi tersebut mencakup agar seluruh anggota Baguna yang turun ke lapangan membuka dapur umum dan layanan bantuan tanpa pandang latar belakang politik atau sosial siapa pun yang mereka bantu. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen PDIP terhadap bantuan kemanusiaan yang inklusif. suara.com


3. Arahan Soal Jenis Bantuan dan Kualitas Distribusi

Megawati juga menekankan bahwa bantuan yang diberikan sebaiknya berupa barang kebutuhan langsung (in natura) — seperti beras, minyak goreng, telur, mi instan, hingga peralatan dapur dan alat pemanas — karena menurutnya hal ini lebih membantu dibandingkan pemberian uang tunai dalam kondisi bencana. Semua logistik tersebut dihimpun dan disalurkan melalui struktur PDIP di daerah terdampak. suara.com

Ia juga menekankan kualitas makanan, meminta agar dapur umum menyediakan makanan hangat dan layak konsumsi, karena kondisi cuaca basah dan dingin saat banjir bisa memperparah kondisi kesehatan para korban. suara.com


4. Pesan Moral dan Sikap Kemanusiaan PDIP

Selain soal aksi lapangan, Megawati memberi pesan moral kepada kader agar dalam tugas kemanusiaan tidak melihat latar belakang penerima bantuan. Ketua DPP PDIP bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, mengutip arahan Megawati bahwa kader harus “menangis dan tertawa bersama rakyat”, artinya PDIP wajib membantu semua yang membutuhkan tanpa kecuali. ANTARA News

Hal ini sejalan dengan prinsip kemanusiaan universal di tengah bencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra akhir tahun ini. ANTARA News


5. Kegiatan Nyata Kader PDIP di Lapangan

Arahan Megawati ini sudah direspons oleh struktur PDIP di berbagai daerah. Misalnya:

  • Baguna PDIP DKI Jakarta membangun dapur umum untuk korban banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumut, sesuai instruksi ketua umum partai untuk turun membantu masyarakat. SINDOnews Daerah

  • PDIP Jabar melalui gotong royong kader berhasil mengumpulkan sekitar Rp1 miliar yang dialokasikan sebagian besar untuk bantuan kepada korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, menunjukkan dukungan struktural partai atas instruksi pusat. bandunghariini.com


6. Pertemuan Megawati dengan Korban

Dalam seminar yang sama, Megawati dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menemui para korban bencana dari Aceh, Sumbar, dan Jawa Barat. Pada sesi dialog, korban menyampaikan pengalaman serta kebutuhan mereka dalam penanganan bencana, menunjukkan keterlibatan langsung pimpinan PDIP dalam proses advokasi dan tanggap bencana. ANTARA News


7. Tantangan Respons Bencana dan Imbauan Tambahan

Selain fokus pada bantuan langsung, Megawati juga menyuarakan pentingnya pendataan daerah rawan bencana agar tidak terulang dan penerapan sistem peringatan dini yang efektif — bahkan ia menyarankan penggunaan kentongan tradisional sebagai alat peringatan awal di daerah dengan keterbatasan anggaran. ANTARA News+1


8. Kesimpulan

Megawati Soekarnoputri memerintahkan kader PDIP turun tangan secara langsung untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah Pulau Sumatra melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP. Ini mencakup pembukaan dapur umum, distribusi bantuan logistik hingga layanan medis dan kesiapsiagaan bencana, tanpa memandang latar belakang penerima bantuan. Instruksi ini sekaligus menegaskan komitmen PDIP terhadap aksi kemanusiaan yang inklusif dan responsif di tengah kondisi bencana. ANTARA News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *