Bupati Aceh Selatan Kabur, Dasco Tuntut Pemecatan Sementara

Kronologi Singkat

  • Mirwan MS — Bupati Aceh Selatan — mendapat sorotan keras publik dan partainya karena keputusan kontroversial: pergi umrah saat wilayahnya dilanda bencana banjir dan longsor. https://www.metrotvnews.com+2NTVNews+2

  • Momen keberangkatan itu terjadi ketika banyak korban terdampak dan penanganan darurat diperlukan — sehingga tindakan Mirwan dianggap sebagai “kabur” dari tanggung jawab. suara.com+1

Reaksi Partai & Politik — “Langkah Tegas” dari Dasco

  • Dasco, yang juga Ketua Harian Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPR RI, mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memberhentikan sementara Mirwan. Alasannya: selama proses darurat bencana, daerah butuh pemimpin yang hadir dan aktif di lapangan. ANTARA News+2https://www.metrotvnews.com+2

  • Dasco menyarankan agar segera ditunjuk seorang Plt (Pelaksana Tugas) Bupati. Tujuannya agar penanganan bencana tidak terhambat — terutama distribusi bantuan, koordinasi evakuasi, dan pemulihan. SINDOnews Nasional+2https://www.metrotvnews.com+2

  • Dari sisi partai, Gerindra sudah menjatuhkan sanksi internal terhadap Mirwan. suara.com+2suara.com+2

Mekanisme Hukum & Administratif

  • Usulan pemberhentian sementara bersandar pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dengan UU ini, Kemendagri memiliki hak untuk membekukan jabatan kepala daerah sementara waktu jika terbukti melanggar tugas saat krisis. https://www.metrotvnews.com+2detiknews+2

  • Saat ini, Mirwan disebut sedang menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri terkait keberangkatannya ke Tanah Suci tanpa izin resmi, di tengah darurat bencana. ANTARA News+2Detik Sumsel+2

Argumen Dasco & Alasan Desakan Itu Masuk Akal

  • Menurut Dasco, saat bencana — terutama banjir dan longsor — kehadiran pemimpin di lokasi bencana adalah kunci: untuk memimpin evakuasi, membagi bantuan, mengevaluasi kerusakan, bahkan memutuskan status darurat. Ketidakhadiran Bupati semasa krisis bisa memperlambat penanganan dan memperparah penderitaan warga. suara.com+2www.jpnn.com+2

  • Penunjukan Plt dianggap solusi pragmatis supaya roda pemerintahan dan penanganan darurat bisa terus berjalan tanpa hambatan, sambil menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan final. ANTARA News+2https://www.metrotvnews.com+2

Potensi Dampak & Implikasi Lebih Luas

  • Jika Kemendagri menyetujui usulan Dasco, ini bisa menjadi preseden baru bagi kepala daerah — bahwa meninggalkan daerah saat krisis bukan hanya persoalan moral, tapi bisa diganjar sanksi keras.

  • Partai pengusung pun menunjukkan bahwa reputasi partai bisa ikut taruhannya: internal partai sudah memberi sanksi, menunjukkan bahwa politik di era sekarang menuntut akuntabilitas cepat.

  • Tekanan terhadap pejabat publik, terutama di daerah rawan bencana, kemungkinan besar akan meningkat: kepala daerah di masa krisis bakal dinilai tak hanya dari program kerja, tapi juga kehadiran fisik dan responsif terhadap bencana.


Penutup & Catatan

Tuntutan pemberhentian sementara Bupati Aceh Selatan oleh Dasco bukan sekadar retorika: ini reaksi atas kombinasi — keputusan kontroversial (umrah saat bencana), tanggung jawab moral dan administratif, sekaligus tekanan politik dan sosial. Apakah Kemendagri dan DPRD Aceh Selatan akan menindaklanjuti, tinggal menunggu hasil pemeriksaan dan mekanisme resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *